MATERI 13 TENTANNG PEMBELAJARAN YANG EFEKTIF
1. Perencanaan Pembelajaran yang Efektif
a. Pengertian Perencanaan Pembelajaran
Dalam Anitah (2008:12.5) perencanaan mencakup kegiatan merumuskan tujuan, apa yang akan dicapai oleh suatu kegiatan pengajaran, cara yang dipakai untuk menilai pencapaian tujuan tersebut, materi/bahan apa yang akan disampaikan, bagaimana cara menyampaikannya, serta alat atau media apa yang diperlukan. Perencanaan pembelajaran dapat dikatakan sebagai pengembangan intruksional yang merupakan suatu sistem yang terintegrasi dan terdiri dari beberapa unsur yang saling berinteraksi.
Perencanaan pembelajaran merupakan tahapan penting dalam proses pembelajaran, dengan perencanaan yang baik maka pelaksanaan pembelajaran akan baik dan efektif serta efesien. Perencanaan pembelajaran bukan hanya sekedar aktivitas rutin dalam administrasi pendidikan atau sekedar hanya alat untuk menyenangkan hati kepala sekolah atau pengawas, namun perencanaan juga mencakup kegiatan pengambilan keputusan.
Jadi dapat disimpulkan bahwa perencanaan pembelajaran yang efektif merupakan suatu pedoman dalam melaksanakan pembelajaran di kelas. Dan perencanaan pembelajaran yang efektif itu bertujuan untuk mendorong guru untuk lebih siap dalam melakukan proses pembelajaran. Sehingga dengan adanya perencanaan dalam pembelajaran tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan mudah dan siswa dengan mudah memahami materi pelajaran.
b. Prinsip-Prinsip Perencanaan Pembelajaran
Adapun prinsip-prinsip perencanaan pembelajaran yaitu:
1. Berdasarkan kondisi siswa
2. Berdasarkan kurikulum yang berlaku
3. Memperhitungkan waktu yang tersedia
4. Merupakan urutan kegiatan belajar mengajar yang sistematis
5. Dilengkapi dengan lembaran kerja/tugas atau lembaran observasi
6. Bersifat fleksibel
7. Berdasarkan pada pendekatan sistem yang mengutamakan keterpaduan antara tujuan/kompetensi, materi, kegiatan belajar, dan evaluasi.
c. Prosedur Perencanaan Pembelajaran
Adapun prosedur perencanaan pembelajaran yaitu:
1. Penyususnan silabus
Silabus merupakan produk utama dari pengembangankurikulum sbagai suatu rencana tertulis yang harus memiliki keterkaitan dengan produk pengembangan kurikulum lainnya.
2. Penyususnan rencana/status pembelajaran
Rencana pemebalajaran adalah satuan tau unit program pembelajaran terkecil untuk jangka waktu mingguan atau harian yang berisis rencana penyampaian suatu pokok bahasan tertentu.
d. Persiapan dalam Perencanaan Pembelajaran
Adapun Persiapan dalam perencanaan pembelajaran yang efektifyaitu:
1. Mengenal linkungan peserta didik
Pembelajaran bukan hanya sekedar menjejali peserta didik dengan fakta-fakta, melainkan memberikan peluang pembelajaran seumur hidup kepada peserta didik dan banyak peserta didik merasa lingkungan sekolah menjadi hambatan belajar sehingga asosiasi negatif perlu diubah menjadi lingkunagn sugesti positif dan direncanakan dengan cermat.
2. Memahami karakterustik,gaya belajar dan kemampuan peserta didik
Dalam pembelajaran hendakanya seorang guru mampu untuk memahami karakterustik dan bagaimana cara peserta didik tersebut dalam belajar
3. Memiliki kompetensi sebagai guru profesinal
Dalam permendikbud dijelaskan bahwa seorang guru harus memiliki kualifikasi akademik dan kompetensi (kompetensi pedagogik,kepribadian,sosial,profesional) sebagai agen pembelajaran.
2. Pembelajaran yang Efektif
a. Pengertian Pembelajaran yang Efektif
Menurut Gagne dan Briggs (dalam Karwono, 2017:20), pembelajaran adalah serangkaian kegiatan yang dirancang yang memungkinkan terjadinya proses belajar. Menurut Zainal Aqib dan Ali Murtadlo (2016:1) pembelajaran merupakan suatu istilah yang memiliki keterkaitan yang sangat erat dan tidak bisa dipisahkan satu sama lain dalam proses pendidikan. Menurut Mopin (dalam Ahmadi, 2011: 138) pembelajaran berlandasan pada bagaimana seharusnya anak belajar dan apa yang seharusnya dipelajari anak.
Jadi, dapat dideskrifsikan dari beberapa pendapat diatas bahwa pembelajaran adalah serangkaian kegiatan atau aktivitas yang dilakukan oleh guru dan peserta didik dalam proses belajar, dalam pembelajaran terjadinya interaksi antara pendidik dan peserta didik sehingga proses pembelajaran berjalan dengan lancar dan tujuan pembelajaran dapat tercapai.
Menurut Kimble (dalam Karwono, 2017:12), belajar adalah perubahan yang relatif permanen didalam behavioralpotentionality (potensi behavioral) sebagai akibat dari reinforced practice (praktik yang diperkuat). Sedangkan menurut Mayer (dalam Karwono, 2017:12), menyebutkan bahwa belajar adalah menyangkut adanya perubahan perilaku yang relatif permanen pada pengetahuan atau perilaku seseorang karena pengalaman.
Jadi, dapat di deskrifsikan dari beberapa pendapat ahli diatas bahwa belajar adalah suatu perubahan perilaku atau suatu proses yang dilakukan oleh seseorang sebagai perubahan prilaku yang permanen karena hasil dari pengalaman, dimana belajar berupa sistem yang di dalamnya terdapat berbagai unsur yang saling berkaitan antara unsur yang satu dengan yang lainnya.
Pembelajaran adalah suatu usaha yang disengaja, bertujuan, dan terkendali agar orang lain belajar atau terjadi perubahan yang relatif menetap pada diri orang lain. Usaha ini dapat dilakukan oleh seseorang atau sesuatu tim yang memiliki kemampuan dan kompetensi dalam merancang dan atau mengembangkan sumber berlajar yang diperlukan.
Pembelajaran yang efektif adalah yang menghasilkan belajar yang bermanfaat dan bertujuan kepada para siswa melalui pemakaian prosedur yang tepat. Defenisi ini mengandung dua indikator yang penting, yaitu terjadinya belajar pada siswa dan apa yang dilakukan guru. Oleh sebab itu, prosedur pembelajaran yang dipakai oleh guru dan bukti siswa belajar akan dijadikan fokus dalam usaha pembinaan efektivitas pembelajaran.
b. Komponen-komponen Pembelajaran
Secara rinci komponen-komponen pembelajaran sebagai berikut:
a. TujuanSecara umum tujuan belajar itu ada tiga jenis.
1) Untuk mendapatkan pengetahuan
2) Penanaman konsep dalam keterampilan
3) Pembentukan sikap
b. Isi atau meteri pelajaran
c. Strategi atau metode
d. Alat dan sumber
e. Evaluasi
c. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pembelajaran
Dalam pembelajaran ada beberapa faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kegiatan sistem pembelajaran, diantaranya sebagai berikut:
a. Faktor Guru
Guru adalah komponen yang sangat menentukan dalam implementasi suatu strategi pembelajaran. Tanpa guru, bagaimanapun bagus dan idenya suatu strategi itu tidak mungkin bisa diaplikasikan.
Karakteristik guru yang erat kaitannya dengan pembelajaran mencakup:
1) Karakteristik intelektual guru yang meliputi
2) Kecakapan ranah karsa guru
3) Karakteristik ranah rasa guru
4) Usia guru yang berhubungan dengan bidang tugas yang diemban
5) Jenis kelamin guru yang berhubungan dengan bidang tugas yang diemban
6) Kelas sosial guru yang berhubungan dengan minat dan sikap guru terutama terhadap profesinya
b. Faktor siswa
Siswa adalah organisme unik yang berkembang sesuai dengan tahapan perkembangannya. Perkembangan anak adalah perkembangan seluruh aspek kepribadiannya, akan tetapi tempo dan irama perkembangan masing-masing anak pada setiap aspek tidak selalu sama.
c. Faktor sarana dan prasarana
Sarana adalah segala sesuatu yang mendukung secara langsung terhadap kelancaran proses pembelajaran, misalnya media pembelajaran, alat-alat pelajaran, perlengkapan sekolah dan lain sebagainya. Sedangkan prasarana adalah segala sesuatu yang secara tidak langsung dapat mendukung keberhasilan proses pembelajaran, misalnya jalan menuju sekolah, penerangan sekolah, kamar kecil dan lain sebagainya.
d. Faktor lingkungan
1) Faktor organisasi kelas yang didalam meliputi jumlah siswa dalam satu kelas merupakan aspek penting yang bisa mempengaruhi proses pembelajaran.
2) Faktor lain dari dimensi lingkungan yang dapat mempengaruhi proses pembelajaran adalah faktor iklim sosial-psikologis. Maksudnya, keharmonisan hubungan antara orang yang terlibat dalam proses pembelajaran.
Daftar Rujukan
Anitah,Sri. 2008. Strategi Pembelajaran di SD. Jakarta: Universitas Terbuka
Aqib, Zainal, Ali Murtadlo. 2016. Kumpulan Metode Pembelajaran Kreatif dan Inovatif. Bandung: Sarana Tutorial Nurani Sejahtera.
Karwono, Herni Murlasih. 2017. Belajar dan Pembelajaran. Depok: Rajawali Pres.
Tatta Herawati. Menciptakan Pembelajaran yang Efektif. [Online] 17 Mei 2019
Komentar
Posting Komentar